Selasa, 16 Desember 2014

KURIKULUM 2013


KETERKAITAN TEORI BELAJAR VYGOTSKY
DALAM HASIL BELAJAR TERKAIT KURIKULUM 2013

Salah satu teori belajar yang terkait dengan kurikulum 2013 adalah teori belajar vygotsky. Teori belajar vygosky terdapat metode saintifik begitu pun dengan kurikulum 2013. Kurikulum 2013 adalah penyempurnaan dari kurikulum sebelumnya. Dalam proses belajar terdapat dua tahap dalam teori belajar vygotsky, yaitu tahap pertama terjadi pada saat berkolaborasi dengan orang lain,dan tahap berikutnya dilakukan secara individual yang di dalamnya terjadi proses internalisasi. Pembelajaran matematika dalam teori belajar vygotsky  bertujuan membina siswa untuk meningkatkan hasil belajar dan kreatifitas siswa serta keaktifan siswa dalam belajar. Proses pembelajaran menggunakan teori belajar vygotsky Vygotsky menekankan pada pentingnya hubungan antara individu dan lingkungan sosial dalam pembentukan pengetahuan yang menurut beliau, bahwa interaksi sosial yaitu interaksi individu tersebut dengan orang lain merupakan faktor terpenting yang dapat memicu perkembangan kognitif seseorang.

Profil Singkat Vygotsky

Nama lengkapnya adalah Lev Semyonovich Vygotsky. Ia dilahirkan di salah satu kota Tsarist, Russia, tepatnya pada pada 17 November 1896, dan berketurunan Yahudi. Ia tertarik pada psikologi saat berusia 28 tahun. Sebelumnya, ia lebih menyukai dunia sastra. Awalnya, ia menjadi guru sastra di sebuah sekolah, namun pihak sekolah juga memintanya untuk mengajarkan psikologi. Padahal, ia sama sekali tidak pernah mengenyam pendidikan formal di fakultas psikologi sebelumnya. Namun, inilah skenario yang membuatnya menjadi tertarik untuk menekuni psikologi, hingga akhirnya ia melanjutkan kuliah di program studi psikologi Moscow Institute of Psychology pada tahun 1925. Judul disertasinya mengenai ”Psychology of Art”.
Lev Vygotsky adalah seorang psikolog yang berasal dari Rusia dan hidup pada masa revolusi Rusia. Vygotsky dalam menelurkan pemikiran-pemikirannya di dunia psikologi kerap menghadapi rintangan oleh pemerintah Rusia saat itu. Perkembangan pemikirannya meluas setelah ia wafat pada tahun 1934, dikarenakan menderita penyakit TBC. Vygotsky pun sering dihubungkan dengan psikolog Swiss bernama Piaget. Lahir pada masa yang sama dengan Piaget, seorang psikolog yang juga mempunyai keyakinan bahwa keaktifan anak yang membangun pengetahuan mereka. Vygotsky meninggal dalam usia yang cukup muda, yaitu ketika masih berusia tiga puluh tujuh tahun.

TEORI BELAJAR VYGOTSKY

Vygotsky merupakan satu di antara tokoh konstruktivis. Konstruktivisme adalah argumen bahwa pengetahuan merupakan konstruksi dari seseorang yang mengenal sesuatu. Seseorang yang belajar dipahami sebagai seseorang yang membentuk pengertian/pengetahuan secara aktif dan terus-menerus. Menurut Vygotsky, pada saat peserta didik melaksanakan aktivitas di dalam daerah perkembangan terdekat mereka, tugas yang tidak dapat diselesaikan sendiri akan dapat mereka selesaikan dengan bimbingan atau bantuan orang lain. teori belajar Vygotsky adalah salah satu teori belajar sosial sehingga sangat sesuai dengan model pembelajaran kooperatif karena dalam model pembelajaran kooperatif terjadi interaktif sosial yaitu interaksi antara siswa dengan siswa dan antara siswa dengan guru dalam usaha menemukan konsep-konsep dan pemecahan masalah.
Vygotsky mengemukakan tiga kategori pencapaian siswa dalam upayanya memecahkan permasalahan, yaitu
  1.  siswa mencapai keberhasilan dengan baik,
  2. siswa mencapai keberhasilan dengan bantuan,
  3. siswa gagal meraih keberhasilan. Scaffolding berarti upaya guru untuk membimbing siswa dalam upayanya mencapai suatu keberhasilan. Dorongan guru sangat dibutuhkan agar pencapaian siswa ke jenjang yang lebih tinggi menjadi optimum (Vygotsky, 1978:5).
konsep penting dalam teori Vygotsky

1.      Zone of Proximal Development (ZPD)

   Zona  Perkembangan Proksimal (zone of proximal development). Menurut teori Vygotsky,  Zona Perkembangan Proksimal dapat dibedakan ke dalam dua tingkat, yaitu tingkat perkembangan aktual dan tingkat perkembangan potensial.
2.      Scaffolding

teori ini sangat berkaitan erat dengan  Zone of proximal development. Hal tersebut karena scaffolding merupakan sebuah teknik untuk mengubah level dukungan. Scaffolding merupakan bantuan kepada siswa secara terstruktur pada awal pembelajaran dan kemudian secara bertahap mengaktifkan siswa untuk belajar mandiri.

Pembelajaran Matematika Berdasarkan Teori Vygotsky

  Dalam pembelajaran matematika siswa diberi suatu kasus, lalu Siswa mengamati, membandingkan, mengenal karakteristik, dan berusaha menyerap berbagai informasi yang terkandung dalam kasus tersebut untuk digunakan memperoleh kesimpulan. Ini merupakan bagian kegiatan yang penting dalam pembelajaran matematika beracuan kosntruktivisme. Melalui pengamatan pada kasus kasus tersebut, siswa memperoleh “pengalaman” yang diserap di benak siswa. Dengan demikian terjadi aktivitas aktif siswa dalam mengkonstruk matematika.   guru berfungsi sebagai motivator yang memberikan rangsangan agar siswa aktif dan memiliki gairah untuk berfikir, fasilitator, yang membantu menunjukkan jalan keluar bila siswa menemukan hambatan dalam proses berfikir, serta yang memberikan penghargaan pada prestasi yang dicapai siswa, sehingga mampu meningkatkan motivasi yang lebih tinggi dari dalam diri siswa. Pada intinya, siswa lah yang dapat menyelesaikan permasalahannya sendiri untuk membangun ilmu pengetahuan. 

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN TEORI  VYGOTSKY

Kelebihan dari teori Vygotsky
  1. Berpikir. Dalam proses membina pengetahuan baru, murid berpikir untuk menyelesaikan masalah, mencari ide dan membuat keputusan.
  2. Paham. Oleh kerana murid terlibat secara langsung dalam membina pengetahuan baru, mereka akan lebih paham dan boleh mengaplikasikannya dalam semua situasi.
  3. Ingat. Oleh karena murid terlibat secara langsung dengan aktif, mereka akan mengingat lebih lama semua konsep yang telah mereka pelajari. Melalui pendekatan ini murid membina sendiri kepahaman mereka. Dengan ini, mereka akan lebih yakin menghadapi dan menyelesaikan masalah dalam situasi baru.
  4. Kemahiran sosial. Kemahiran sosial diperoleh apabila berinteraksi dengan rekan dan guru dalam membina pengetahuan baru.
  5. Senang, oleh karena mereka terlibat secara terus-menerus, mereka paham, ingat , yakin, dan berinteraksi dengan sehat, maka mereka akan merasa lebih senang belajar dalam membina pengetahuan baru.
  Kekurangan atau kelemahan dari teori Vygotsky
  1. Dapat dilihat bahwa dalam proses pembelajarannya, peran guru sebagai pendidik sepertinya kurang begitu mendukung.
  2. Cakupan makna yang dipelajari menjadi lebih luas dan sulit untuk dipahami.
Aplikasi Teori Vygotsky dalam Pembelajaran

    Agar pembahasan tentang teori Vygotsky langsung terasa bagi usaha pengembangan kognitif, banyak usaha konkret yang dapat dilakukan dalam mengaplikasikan teori tersebut, misalnya:
  1. Teori Vygotsky menuntut pada penekanan interaksi antara peserta didik dan tugas-tugas belajar. Mengedepankan suatu proses belajar dimana siswa lebih berperan aktif. Dengan demikian peran guru lebih bergeser lebih menjadi fasilitator konstruksi siswa.
  2. Menggunakan zone of proximal development. Dengan penyesuaian terus menerus.
  3. Banyak menggunakan teman sebaya sebagai guru. Artinya bahwa memang bukan hanya orang dewasa yang mampu membantu seorang anak dalam perkembangan kognitifnya. Karena faktanya memang bahasa teman sebaya lebih mudah untuk dipahami dalam interaksinya.
Keterkaitan Teori Belajar Vygotsky dalam Hasil Belajar dengan kurikulum 2013

Di dalam kurikulum 2013 siswa yang lebih aktif dari pada guru, dalam arti guru hanya sebagai fasilitator dalam belajar dan pembelajaran berpusat pada siswa, serta di dalam kurikulum 2013 menggunakan pendekatan saintifik. Penerapan pendekatan saintifik dalam pembelajaran melibatkan keterampilan proses seperti mengamati,menanya, mencoba, mengasosiasikan, dan mengkomunikasikan. Dalam melaksanakan proses-proses tersebut, bantuan guru diperlukan. Akan tetapi bantuan guru tersebut harus semakin berkurang dengan semakin bertambah dewasanya siswa atau semakin tingginya kelas siswa.
   Di dalam teori belajar vygotsky mengandung Metode Scaffolding merupakan praktik yang  berdasarkan pada konsep Vygotsky tentang zona of proximal development (zona perkembangan terdekat). Scaffolding merupakan bantuan kepada siswa secara terstruktur pada awal pembelajaran dan kemudian secara bertahap mengaktifkan siswa untuk belajar mandiri.
   Dalam teorinya vygotsky juga menunjukan pembelajaran yang berpusat pada siswa dan siswa pun lebih aktif, dan guru hanya sebagai fasilitator. teori belajar vygotsky dalam hasil belajar terkait kurikulum 2013 saling berhubungan karena vygotsky merupakan salah satu teori belajar yang mempunyai metode saintifik secara relevan dan juga dapat meningkatkan hasil belajar yang baik dalam meningkatkan percaya diri siswa dan siswa semakin aktif dan kreatif dalam belajar.

SUMBER

Suherman,dkk.2003. Strategi Pembelajaran Matematika Kotemporer, Bandung: Jurusan Pendididikan Matematika UPI
Sanjaya,Wina.Kurikulum dan Pembelajaran,Jakarta:Kencana Prenada Media Group(2008)

Direktorat Pembinaan SMP .Implementasi Kurikulum 2013. 5 Oktober 2014.
 http://www.psmp.web.id/berita/104-implementasi-kurikulum-2013,

Sesep A.Tk.A., Ot.K. Metode Pembelajaran Scaffolding. 17 December 2013
http://blog.menghafalcepat.com/metode-pembelajaran-scaffolding/

Sulipan. Teori Belajar Menurut Piaget,Bruner dan Vygotsky.16 Mei 2011
http://sulipan.wordpress.com/2011/05/16/teori-belajar-menurut-piaget-bruner-dan-vygotsky/

Amaliana Nurjannah.Pembelajaran Matematika Berdasarkan Teori Kontruktivisme Sosial(vygotsky).5 Oktober 2013. Tersedia pada: http://amalianurjannah.files.wordpress.com/2013/05/10-pembelajaran-matematika-berdasarkan-teori-konstruktivisme-sosial-1.pdf


0 komentar:

Posting Komentar

Template by:

Free Blog Templates