Kamis, 22 Januari 2015

BAPAK MEKANIKA DAN ILMU PENGETAHUAN MASA KINI



BAPAK MEKANIKA DAN ILMU PENGETAHUAN MASA KINI
GALILEO GALILEI


Ilmuwan Itali besar ini mungkin lebih bertanggung jawab terhadap perkembangan metode ilmiah dari siapa pun juga. Galileo lahir di Pisa, tahun 1564. Selagi muda belajar di Universitas Pisa tetapi mandek karena urusan keuangan. Meski begitu tahun 1589 dia mampu dapat posisi pengajar di universitas itu. Beberapa tahun kemudian dia bergabung dengan Universitas Padua dan menetap di sana hingga tahun 1610. Dalam masa inilah dia menciptakan tumpukan penemuan-penemuan ilmiah.
Sumbangan penting pertamanya di bidang mekanika. Aristoteles mengajarkan, benda yang lebih berat jatuh lebih cepat ketimbang benda yang lebih enteng, dan bergenerasi-generasi kaum cerdik pandai menelan pendapat filosof Yunani yang besar pengaruh ini. Tetapi, Galileo memutuskan mencoba dulu benar-tidaknya, dan lewat serentetan eksperimen dia berkesimpulan bahwa Aristoteles keliru. Yang benar adalah, baik benda berat maupun enteng jatuh pada kecepatan yang sama kecuali sampai batas mereka berkurang kecepatannya akibat pergeseran udara. (Kebetulan, kebiasaan Galileo melakukan percobaan melempar benda dari menara Pisa tampaknya tanpa sadar).
Mengetahui hal ini, Galileo mengambil langkah-langkah lebih lanjut. Dengan hati-hati dia mengukur jarak jatuhnya benda pada saat yang ditentukan dan mendapat bukti bahwa jarak yang dilalui oleh benda yang jatuh adalah berbanding seimbang dengan jumlah detik kwadrat jatuhnya benda. Penemuan ini (yang berarti penyeragaman percepatan) memiliki arti penting tersendiri. Bahkan lebih penting lagi Galileo berkemampuan menghimpun hasil penemuannya dengan formula matematik. Penggunaan yang luas formula matematik dan metode matematik merupakan sifat penting dari ilmu pengetahuan modern.
Sumbangan besar Galileo lainnya ialah penemuannya mengenai hukum kelembaman. Sebelumnya, orang percaya bahwa benda bergerak dengan sendirinya cenderung menjadi makin pelan dan sepenuhnya berhenti kalau saja tidak ada tenaga yang menambah kekuatan agar terus bergerak. Tetapi percobaan-percobaan Galileo membuktikan bahwa anggapan itu keliru. Bilamana kekuatan melambat seperti misalnya pergeseran, dapat dihilangkan, benda bergerak cenderung tetap bergerak tanpa batas. Ini merupakan prinsip penting yang telah berulang kali ditegaskan oleh Newton dan digabungkan dengan sistemnya sendiri sebagai hukum gerak pertama salah satu prinsip vital dalam ilmu pengetahuan. Semua itu menyebabkan Isaac Newton pada abad 17 menemukan tiga unsure gerak newton, meletakkan dasar batu yang kokoh. Hingga abad 20, Albert Einstein mengeluarkan teori Relativitas sebagai pelengkap hukum newton. Dalam perkembangan seluruh mekanika, Galileo memerankan peranan penting. Dalam bukunya yang terkenal ‘Dua Ilmu Baru’, menerangkan gerak benda dengan membicarakan perjalanan eksperimen dan pengaruhnya besar bagi generasi penerusnya. Hal semacam ini, cukup  baginya mendapatkan gelar ‘Bapk Mekanika Masa Kini’.
Galileo adalah Ilmuwan Italia abad 16, dia tidak saja menonjol dalam penemuan bidang mekanika, namun juga besar sumbangannya di bidang Astronomi, Matematika dan Fisika. Orang Eropa pada abad 16, amat percaya segala yang dikatakan oleh gereja dan ilmu yang telah tercatat dalam buku, orang jarang mempunyai sifat ragu-ragu, juga tidak ada yang membuktikan dengan gagasan ilmiah. Namun, Galileo membimbing mereka memanfaatkan 'waktu' dan'perhitungan matematika' untuk meneliti ilmiah. Dia percaya hanya dengan Matematika, pengamatan dan percobaan baru bisa benar-benar mengerti alam semesta yang sesungguhnya dan cara penyelidikan ilmiah semacam ini mempengaruhi ilmuwan hingga masa kini. Sehingga Galileo boleh dikatakan telah meletakkan dasar-dasar metode ilmu pengetahuan modem, maka disebut 'Bapak Ilmu Pengetahuan Masa Kini'.


SUMBER



Lai Jai Chin, Seri Tokoh Dunia(Galileo Galilei),  PT Elex Media Komputindo, Jakarta.


0 komentar:

Posting Komentar

Template by:

Free Blog Templates