GALILEO GALILEI
Pelopor Penggerak Revolusi Dunia
Ilmu
Abad
16 adalah masa puncak Renaissance, sedang gerakan revolusi dunia ilmu yang
dipelopori Galileo saling berkait dengan gerakan tersebut, membuahkan masa emas
dalam sejarah budaya dan kecerdasan manusia. Pemulihan Matematika dari abad 12
sampai zaman Galileo, segala penemuan di Eropa, selalu di bawah pengawasan
gereja baik filsafat maupun dunia ilmu. Namun, Galileo tidak saja menghimbau
kebebasan untuk penyelidikan dunia ilmu, menentang gereja yang menghambat
kemajuan dunia ilmu, la berpendapat meninggalkan kaidah dalil Aristoteles, baru
akan memperoleh pembaruan dan memajukan dunia ilmu modern. Sepanjang hidupnya
Galileo tak pernah putus asa memperjuangkan tujuan ini.
Sejak
kecil Galileo sudah mempunyai banyak bakat, selain bidang lukis, juga mewarisi
bakat musik ayahnya, Vincenzio. Namun yang paling penting pengaruh sikap
ayahnya yang ‘Tidak mengiyakan semua ajaran gereja, melainkan bebas bertanya
dan mencari kebenaran'. Ketika Galileo menuntut ilmu di Pisa, muak akan sikap
dosen dan mahasiswa saat itu yang tunduk pada gereja, tidak mencari kebenaran
berdasarkan bukti, sehingga dalam masa kuliah ia dijuluki `Si Ngotot dan
pembangkang dosen.
Saat
menuntut ilmu, di bawah bimbingan guru privat matematika Pangeran Ostillo
Ricci, Galileo mulai serius terhadap penelitian Matematika, di kemudian hari
kemampuan Matematikanya mendapat pengakuan dan pujian dari kalangan Ilmuwan,
Galileo menyadari bahwa gagasan yang berhubungan dengan pengetahuan, harus dicoba
sebelum memastikan. Atau dengan kata lain: memakai istilah Matematika paling
obyektif, yang paling bisa dipercaya. Ini dengan teori ilmiah, Astronom
Aristoteles, juga menyindir filsuf dan kalangan gereja saat itu yang menganut
kaidah Aristoteles; dengan sendirinya menjadi akar buruk di kemudian hari dalam
persidangan pengadilan gereja.
Galileo
penemu dalam bidang Astronomi, karangan bukunya banyak, sedang semua dasar
gagasan berpijak pada pengamatan dan penelitian; sehingga caranya lebih mandiri
dan lain dari ilmuwan terdahulu.
Ilmuwan
lebih menitik beratkan mencari 'penyebab', namun bukan penjelajahan
'ketentuan', 'penyebab' didapat dari menduga, tak mampu diutarakan lewat
percobaan atau pengukuran; apabila seluruh Astronomi mengabaikan pengukuran
sudut dan waktu yang tepat, serta mengejar rumusan yang berhubungan dengan
pengukuran, maka Astronomi kosong belaka jadinya. Dalam sejarah dunia ilmu,
Galileo banyak menciptakan dunia ilmu yang tak dapat diterima oieh filsuf zaman
itu.
Dia
terus berkonsentrasi penelitian dan percobaan seorang diri, sementara dimusuhi
gereja dan pejabat pemerintah. Banyak debat timbul karena orang-orang menyerang
gagasannya yang benar. Bukunya yang sempat terbit 'Dialog' menimbulkan iri dan
dengki dari filsuf segenerasi yang kemudian ingin mencelakakannya. Lalu,
Agustus 1632 Pengadilan gereja mengumumkan. melarang penerbitan buku tersebut
dan memberi surat pemberitahuan bahwa Galleo diadili, selanjutnya dituduh
menyebar teori yang menentang isi alkitab dan ajaran sesat, sekaligus menghina
ajaran gereja dan dijatuhi hukuman seumur hidup, tak dapat disangkal, ini
merupakan penghinaan besar baginya! Gafileo sedih karena ketekunannya seumur
hidup ditukar dengan ketidakadilan semacam ini, dan masa tua masih di isi
dengan penemuan dan percobaan. Cendekiawan ini memperoleh gelar pelopor
Reformasi Ilmu Pengetahuan, pujian ini, tak dapat diragukan! Penghargaan tinggi
baginya dalam memperjuangkan kebenaran
SUMBER
Seri Tokoh Dunia(Galileo Galilei), Lai Jai Chin, PT
Elex Media Komputindo, Jakarta.
0 komentar:
Posting Komentar